Iblis, sebuah nama yang mungkin tidak asing di telinga kita. Siapakah
sebenarnya dia? Dan mengapa dia dikenal sebagai musuh bagi manusia.
Iblis tidak seharusnya hanya dimusuhi secara lisan, tapi yang lebih
penting lagi adalah dimusuhi dengan hati dan perbuatan.
Berikut
adalah beberapa kabar yang datang dari langit, mengapa Iblis harus
dimusuhi:
Dan ingatlah ketika kami berfirman kepada para malaikat: "Sujudlah
kamu kepada Adam!" Maka mereka pun sujud kecuali Iblis. Ia
menolak dan menyombongkan diri, dan termasuk golongan yang kafir.
(QS. Al-Baqaroh: 34)
Dan sungguh, kami telah menciptakan kamu, kemudian membentuk
(tubuh)mu, kemudian kami berfirman kepada para malaikat: "Bersujudlah
kamu kepada Adam!" maka merekapun bersujud kecuali Iblis.
Ia (Iblis) tidak termasuk mereka yang bersujud. (Allah) berfirman, "Apakah yang menghalangimu (sehingga) kamu tidak bersujud (kepada Adam) ketika Aku menyuruhmu?" Iblis menjawab, "Aku lebih baik dari pada dia. Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah." (Allah ) berfirman, "Maka turunlah kamu dari surga, karena kamu tidak sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya. Keluarlah! Sesungguhnya kamu termasuk mahluk yang hina." (Iblis) menjawab, "Berilah aku penangguhan waktu (kematian), sampai hari mereka dibangkitkan." (Allah) berfirman, "Benar, kamu termasuk yang diberi penangguhan waktu." (Iblis) menjawab, "Karena engkau telah menyesatkan aku, pasti aku akan selalu menghalangi mereka dari jalan-Mu yang lurus. Kemudian pasti aku akan mendatangi mereka dari depan, dari belakang, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur." (Allah) berfirman, "keluarlah kamu dari sana (surga) dalam keadaan terhina dan terusir! Sesungguhnya barang siapa diantara mereka ada yang mengikutimu, pasti akan aku isi neraka Jahannam dengan kamu semua." (QS. Al-A'raaf: 11-18)
Ia (Iblis) tidak termasuk mereka yang bersujud. (Allah) berfirman, "Apakah yang menghalangimu (sehingga) kamu tidak bersujud (kepada Adam) ketika Aku menyuruhmu?" Iblis menjawab, "Aku lebih baik dari pada dia. Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah." (Allah ) berfirman, "Maka turunlah kamu dari surga, karena kamu tidak sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya. Keluarlah! Sesungguhnya kamu termasuk mahluk yang hina." (Iblis) menjawab, "Berilah aku penangguhan waktu (kematian), sampai hari mereka dibangkitkan." (Allah) berfirman, "Benar, kamu termasuk yang diberi penangguhan waktu." (Iblis) menjawab, "Karena engkau telah menyesatkan aku, pasti aku akan selalu menghalangi mereka dari jalan-Mu yang lurus. Kemudian pasti aku akan mendatangi mereka dari depan, dari belakang, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur." (Allah) berfirman, "keluarlah kamu dari sana (surga) dalam keadaan terhina dan terusir! Sesungguhnya barang siapa diantara mereka ada yang mengikutimu, pasti akan aku isi neraka Jahannam dengan kamu semua." (QS. Al-A'raaf: 11-18)
Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat,
"Sungguh Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat
kering dari lumpur hitam yang diberi bentuk." Maka apabila Aku
telah menyempurnakan (kejadian)nya, dan aku telah meniupkan roh
(ciptaan)-Ku ke dalamnya, maka tunduklah kamu kepadanya dengan
bersujud." Maka bersujudlah para malaikat itu semuanya
bersama-sama, kecuali Iblis. Ia enggan ikut ikut bersama-sama para
(malaikat) yang sujud itu. Dia (Allah) berfirman, "Wahai Iblis!
Apa sebabnya kamu tidak (ikut sujud) bersama mereka?" Ia (Iblis)
berkata, "Aku sekali-kali tidak akan sujud kepada manusia yang
Engkau telah menciptakannya dari dari tanah liat kering dari lumpur
hitam yang diberi bentuk." Dia (Allah) berfirman: (kalau begitu)
Keluarlah dari surga, karena sesungguhnya kamu terkutuk, dan
sesungguhnya kutukan itu tetap menimpamu sampai hari kiamat," Ia
(Iblis) berkata, "Ya Tuhanku, oleh karena engkau telah
memutuskan bahwa aku sesat, aku pasti akan jadikan (kejahatan) terasa
indah bagi mereka di bumi, dan aku akan menyesatkan mereka semuanya,
kecuali hamba-hamba-Mu yang terpilih diantara mereka." (QS.
Al-Hijr: 28-40)
Dan (ingatlah) ketika kami berfirman kepada para malaikat,
"Sujudlah kamu kepada Adam! Maka merekapun sujud kecuali Iblis.
Dia adalah dari (golongan) jin, maka dia mendurhakai perintah
Tuhannya. Pantaskah kamu menjadikan dan keturunannya sebagai pemimpin
selain Aku, padahal mereka adalah musuhmu? Sangat buruk (Iblis itu)
sebagai pengganti (Allah) bagi orang yang zalim. (Alkahfi: 50)

No comments:
Post a Comment